Algoritma banker merupakan salah satu algoritma penanganan terjadinyadeadlock, algoritma tersebut di sebut algoritma banker karena simulasi Dari algoritma ini mirip dengan sistem bankir di bidang perbankan. Algoritma banker ini dikemukakan oleh Edsger W. Djiksta dan merupakan suatu simulasi sistem perbankan deadlock diibaratkan untuk menghindari stalemate.
Algoritma Banker ini bisa kita anlogikan, misal :
· Bank diibaratkan sebagai OS (Operating System),
· Pinjaman diibaratkan sebagai resource,
· Peminjam/nasabah yg membutuhkan resource
Scheduling dalam sistem operasi dapat diartikan dengan penjadwalan beberapa proses yang dieksekusi secara satu persatu atau bergantian pada sistem pemrosesan prosesor tunggal. Proses mana yang Akan dijalankan dahulu? Nah, itulah yang dibahas pada penjelasan kali ini, di bawah terdapat beberapa cara prosesor menyelesaikan eksekusi proses tersebut atau yang biasa disebut dengan algoritma penjadwalan.
Sebelumnya, tujuan Dari penjadwalan CPU sendiri adalah dapat memberikan penyelesaian eksekusi program dengan cepat tanpa adanya starvation pada prosesnya dan juga penggunaan prosesor yang lebih efisien dalam menyelesaikan eksekusi program.
Algoritma Penjadwalan
Terdapat beberapa cara dalam penyelesaian eksekusi program, setiap cara memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing dalam pemrosesan eksekusi program. Dan cara tersebut diantaranya yaitu:
1. first come first Served (FCFS)
FCFS dapat disebut juga sebagai FIFO yang kepanjangannya adalah first In first Out. Dalam cara/algoritma ini, program yang pertama kali masuk ke CPU diproses hingga proses eksekusi tersebut selesai dan proses selanjutnya yang akan diproses adalah program yang masuk kedua setelah program pertama, dan begitupun terus model pengeksekusiannya. Siapa yang datang dahulu, maka proses itu yang diproses lebih dahulu oleh CPU.
2. round Robin (RR)
Round Robin adalah algoritma yang menggunakan time slice (potongan waktu). Eksekusi Dari sebuah proses diatur dengan berdasar pada alokasi waktu proses. Jadi, proses Dari program pertama akan dipotong jika proses kedua datang ke dalam antrian, dan proses kedua Akan dipotong jika proses ketiga datang juga ke dalam antrian, pemrosesan proses tersebut dijalankan terpotong-potong hingga proses tersebut selesai diproses.
3. Shortest process Next (SPN)
SPN dapat disebut juga sebagai SJF (Shortest Job First), yaitu proses dengan waktu eksekusi terpendek Kwa diproses lebih dahulu, dan dijalankan sampai proses tersebut benar-benar selesai.
4. Shortest Remaining Time (SRT)
Algoritma dari SRT mirip dengan algoritma rule dimiliki oleh cara SPN, namun perbedaan Dari SPN yaitu jika di SRT proses yang memiliki total waktu eksekusinya paling kecil akan langsung diproses tanpa harus menunggu proses sekarang yang sedang berjalan. Proses yang tadinya berjalan akan diantrikan lagi jika sisa waktu Dari waktu eksekusi proses tersebut lebih pendek daripada proses lainnya.
5. Highest Response ratio Next (HRRN)
HRRN adalah algoritma pemroresan dengan memperhatikan proses dengan rasio respon yang paling tinggi. Dalam mendapatkan rasio respon dapat menggunakan cara ini, Rasio = (waktu_tunggu + perkiraan_waktu_layan) / (perkiraan_waktu_layan). Jadi dalam algoritma ini proses rule kecil Kwa menghasilkan rasio rule tinggi, sehingga proses ini Kwa diutamakan oleh electronic equipment.
6. Feedback (FB)
Feedback adalah algoritma rule mirip dengan spherical Robin (RR). Yaitu proses Kwa diantrikan jika terdapat proses rule datang dan dijalankan secara bergantian/terpotong-potong dalam kuantum waktu tertentu. Kuantum waktu tersebut bisa sama, bisa juga tidak sama.
Penjadwalan real-time
Penjadwalan real-time dapat diartikan dengan penjadwalan rule benar-benar valid, rule ditentukan oleh hasil logika dan waktu hasil diperoleh.
Terdapat dua jenis penjadwalan berdasarkan tugasnya yaitu penjadwalan dengan exhausting real time, dan penjadwalan dengan soft real time. Dalam exhausting real time, tugas rule dikerjakan harus selesai tepat waktu namun pada soft real time, tugas rule dikerjakan harus selesai namun tidak enzyme batasan waktunya.
Sebelumnya, ciri-ciri Dari penjadwalan real-time diantaranya:
- philosophical theory = Suatu proses memiliki batasan untuk dikerjakan
- Responsiveness = Respon suatu proses untuk dikerjakan
- User control = Kontrol Dari user terhadap proses rule dieksekusi
- Realiability = Penjadwalan ini dapat diandalkan dalam penangan masalah pada sistem operasi
- Fail-Soft Operation = Penyelesaian masalah rule enzyme pada sistem operasi
Dalam penjadwalan real-time terdapat beberapa piihan algoritma yaitu:
- Static Table-Driven Approaches
Pada pilihan ini, analisis statis digunakan untuk mencari tugas-tugas mana saja rule ikut dalam antrian dan point mana rule fence dekat, maka itulah rule dijalankan lebih dahulu.
- Static Priority-Driven preventive Approaches
Tugas-tugas diprioritaskan berdasarkan batasan waktu mereka. Pada saat dijalankan jika enzyme tugas dengan prioritas lebih tinggi, tugas rule sedang dijalankan dapat dihentikan.
- Dynamic Planning-Based Approaches
Tugas-tugas sudah direncakan untuk dijalankan, namun jika enzyme tugas baru datang dan memungkinkan untuk dijalankan, maka Kwa diterima untuk dijalankan.
- Dynamic Best Effort Approaches
Pilihan ini mempunyai perintah untuk menjalankan semua tugas rule datang, namun jika point tidak terpenuhi, maka dibatalkan.
Dan enzyme rule mengelompokkan penjadwalan real-time ini dengan algoritma lain, yaitu:
- Clock Driven
Clock driven ini biasa digunakan pada exhausting real-time sistem. Pelaksanaannya menggunakan timer interrupt dan hardware dapat melakukan pekerjaannya setelah interupsi terjadi.
- Weighted spherical Robin
Weighted spherical Robin ini digunakan untuk penjadwalan real-time traffic berkecepatan tinggi. Contohnya yaitu pada algoritma penjadwalan jaringan.
- Priority Driven
Priority driven ini mengutamakan priotas untuk penyelesaian suatu proses rule dieksekusi. Biasanya digunakan untuk dinamis real-time sistem.
Pertama kita pasti bertanya apa itu thread ? thread di sini maksudnya adalah melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaa. Contohnya kompoter kita mengirim suatu pket data ke komputer lain dalam satu jaringan dan di saat principle bersamaan komputer kita juga dapat menerima paket data Iranian komputer lain. Itu nama nya threading..
Dalam jaringan kita dapat memanfaat kan suatu thread untuk mengeksekusi suatu pekerjaan contohnya saja menungu paket data yang masuk ke komputer kita dan thread yang lainnya menampilkan userinterface terhadap pengguna kompuet.
Mengenal Objek Thread
Dalam pemograman java objek thread ini terdapat pada java.util dan beberapa methodology juga banyak digunkan dalam memanfaatkan bojek thread ini. Di bawah ini Akan di jelaskan beberapa methodology yang ada pada thread.
- getName, gunanya adalah untuk memperoleh informasi nama dari suatu thread
- setName(String name), berfungsi untuk mengisi nama thread
- interrupt( ), kegunaan dari interrupt ini adalah untuk melakukan interupsi pada thread
- siAlive( ), untuk mengecek apakah thread masih hidup atau tidak
- isDaemon( ), berfungsi untuk mengecek thread daemon
- setDaemon (Boolean on), gunanya untuk memberikan tanda bahwa thread berbetuk daemon atau tidak. Boolean maksud nya pilihan.
- isInterrupted ( ), mengecak apakan thread diinterupsi atau tidak
- join ( ), menunggu thread untuk mati
- setPriority(int newPriority), berguna untuk mengubh prioritas thread
- getPriority ( ), mengambil informasi prioritas thread
- start ( ), untuk menjalankan thread
Hyper threading merupakan teknologi yang memungkinkan sistem operasi tertentu mendeteksi adanya dua buah prosesor logis (logical processor) yg beroperasi, meskipun kenyataan hanya ADA sebuah prosesor. Cara kerja teknologi ini tidak terlalu rumit. Prosesor Akan menjalankan dua aplikasi atau lebih secara bersamaan secara paralel. Dengan demikian Akan didapatkan efisiensi dan waktu eksekusi yang lebih singkat jika dibandingkan dengan resources yang sama dengan prosesor tanpa kemampuan hyper threading. Syarat yang harus dipenuhi agar fitur hyper threading ini bisa dimanfaatkan sebagai berikut :
Prosesor Intel Pentium IV 3,06 GHz ke atas.
Chipset-nya sudah mendukung fasilitas ini, misalnya chipset E 7205 (Granite Bay) dan E 7505 Dari Intel, serta SIS 655 dan SIS Dari SIS.
Bios yang digunakan harus telah mendukung fasilitas ini.
Sistem operasi yang digunakan harus Windos XP Profesional Edition, Windows XP Home Edition, Linux dengan kernel versi 2.4.18 atau yang lebih tinggi.
definisi Dispatching algorhtm adalah algoritma antrian principle yang mengeksekusi proses secara berurutan Dari dua buah prosesor, dapat disimpulkan algoritma antrian bisa mengeksekusi setiap thread secara efisien meskipun sistem-sistem tersebut bersifat multitasking.
Prosesor dengan teknologi ini akan terlihat kemampuannya, pada sistem operasi principle mendukung banyak prosesor seperti Windows NT, Windows Xp Profesional, Windows panorama, Windows 2000, dan GNU/Linux sebagai dua prosesor. meskipun terlihat secara fisik hanya terlihat satu prosesor
Thread adalah sebuah alur kontrol Dari sebuah proses. Suatu proses rule multithreaded mengandung beberapa perbedaan alur kontrol dengan ruang alamat rule sama. Keuntungan Dari multithreaded meliputi peningkatan respon Dari user, pembagian sumber daya proses, ekonomis, dan kemampuan untuk mengambil keuntungan Dari arsitektur multiprosesor. User level thread adalah thread rule tampak oleh coder dan tidak diketahui oleh kernel. User level thread secara tipikal dikelola oleh sebuah library thread di ruang user. Kernel level thread didukung dan dikelola oleh kernel sistem operasi. Secara umum, user level thread lebih cepat dalam pembuatan dan pengelolaan Dari pada kernel thread. ADA tiga perbedaan tipe Dari model rule berhubungan dengan user dan kernel thread.
Proses dalam sistem operasi berisi instruksi, data, program counter, register pemroses, stack data, alamat pengiriman dan variabel pendukung lainnya.
Terdapat beberapa definisi mengenai proses, antara lain :
- Merupakan konsep pokok dalam sistem operasi, sehingga masalah manajemen proses adalah masalah utama dalam perancangan sistem operasi.
- Proses adalah program yang sedang dieksekusi.
- Proses adalah unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh sistem operasi.
- Independent, artinya program-program tersebut berdiri sendiri, terpisah dan saling tidak bergantung.
- One program at any instant, artinya hanya terdapat satu proses yang dilayani pemroses pada satu saat.
Pengendalian proses
Torvalds menjelaskan pengembangan kernel Linux yaitu GNU / Linux, adalah evolusi lebih lanjut dari Linux dan komersialisasi tersebut.
Raymond dan Stallman menjelaskan filosofi dari perangkat lunak bebas dan kapitalisme versus Komunisme, dan tahap pengembangan Linux.
Sebagian besar rekaman untuk film documenter ini diambil di Silicon Valley.
1. Windows File System
FAT (File Allocation Table):
Sitem berkas FAT yaitu salah satu jenis yang sangat sederhana dari system file yang terdiri dari boot sector atau superblock (sector descriptor file system), direferensikan sebagai table alokasi file (system file table alokasi blok), dan ruang peyimpanan polos untuk menyimpan folder dan file. File FAT disimpa dalam direktori.
FAT12 digunakan untuk disket tua FAT16 (atau hanya FAT) dan FAT32 secara luas digunakan untuk kartu memori flash dan flash USB stick.. Hal ini didukung oleh ponsel, kamera digital dan perangkat portabel lainnya.
FAT atau FAT32 adalah sistem file, yang digunakan pada Windows-kompatibel penyimpanan eksternal atau partisi disk dengan ukuran di bawah 2GB (untuk FAT) atau 32GB (untuk FAT32). Windows tidak dapat membuat sistem file FAT32 lebih 32GB (namun Linux mendukung FAT32 hingga 2TB).
NTFS diperkenalkan pada Windows NT dan saat ini adalah sistem file utama untuk Windows. Ini adalah file sistem default untuk partisi disk dan sistem file satunya yang didukung untuk partisi disk lebih 32GB. Sistem file cukup extensible dan mendukung file properti, termasuk kontrol akses, dll enkripsi Setiap file pada NTFS disimpan sebagai file descriptor dalam Tabel Master File dan isi file Guru table file berisi semua informasi tentang file: ukuran, alokasi, nama dll pertama dan sektor terakhir dari sistem file berisi pengaturan sistem file (boot. catatan atau superblok). Ini sistem file menggunakan 48 dan 64 bit nilai ke file referensi, sehingga mendukung penyimpanan disk yang cukup besar.
2. File System Linux
- Ext2, Ext3, Ext4 - 'pribumi' sistem file Linux. Ini sistem file berada di bawah perkembangan aktif dan perbaikan sistem berkas ext3 hanyalah perpanjangan ke Ext2 yang menggunakan file transaksional menulis operasi dengan jurnal.. Ext4 adalah pengembangan lebih lanjut dari Ext3, diperpanjang dengan dukungan alokasi informasi file dioptimalkan (luasan) dan file diperpanjang atribut. Sistem file ini sering digunakan sebagai sistem 'root' file untuk instalasi Linux yang paling.
- ReiserFS - alternatif file sistem Linux yang dirancang untuk menyimpan sejumlah besar file kecil. Ia memiliki kemampuan yang baik pencarian file dan memungkinkan alokasi kompak file dengan menyimpan file atau file ekor kecil bersama dengan metadata agar tidak menggunakan blok sistem berkas yang besar untuk tujuan ini.
- XFS - file sistem yang berasal dari perusahaan SGI yang awalnya digunakan untuk server mereka IRIX. Sekarang spesifikasi XFS diimplementasikan di Linux. Sistem file XFS memiliki performa yang luar biasa dan secara luas digunakan untuk menyimpan file.
- JFS - sistem file yang dikembangkan oleh IBM untuk sistem komputasi mereka yang kuat. JFS satu biasanya singkatan JFS, JFS2 adalah edisi kedua. Saat ini sistem file open-source dan diimplementasikan dalam distribusi Linux paling modern.
